Sabtu, 08 Juni 2013


How To Create a Pentas Seni


Pensi.

Ya, Pensi adalah singkatan dari Pentas Seni. Sebuah seni yang dipentaskan :)

Sebuah acara yang bagus pastilah memiliki persiapan yang bagus seperti pepatah 
" Victory Love Preparation "
Sebelum masuk ke tips tips yang akan gue berikan, lebih baik belajar dasar dasarnya dahulu ya :)
yang dibutuhkan untuk menjadi seorang ketua di pensi ini adalah :







1. Jiwa Pemimpin

2. Cerdas

3. Hati nurani

4. Fleksibel

5. Memberikan Contoh yang baik

Mungkin semua rata rata sudah memilikinya, apabila belum memilikinya alangkah lebih baiknya dipelajari dahulu karena itulah dasar menjadi seorang ketua yang baik.
Baiklah akan gue bahas satu persatu ya

1. Jiwa Pemimpin

Menurut wikipedia Pemimpin adalah "seorang yangmemengaruhi atau memberi contoh kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi atau kelompok".
"Pemimpin adalah seseorang yang memengaruhi bukan yang "ter"-pengaruh lingkungannya,
seorang pemimpin harus mememiliki jiwa yang teguh dalam mencapai tujuannya.

Dalam perencanaan Pentas Seni, Ketua yang menjadi pemimpin harus memiliki hati yang kuat sehingga dapat membuat anggotanya bersemangat, selain itu ketua juga harus tegas apabila ada pelanggar aturan. Sehingga selain dapat menjadi teladan juga disegani :)

2. Cerdas

Cerdas adalah sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dsb); tajam pikiran
itulah kata "google".
menurut gue, cerdas itu adalah tingkatan kecepatan pengambilan keputusan seseorang dalam menghadapi masalah.
jadi, cerdas itu bukanlah sebuah angka angka numerik yang dapat kelihatan bila menghadapi kegiatan akademik sekolah.
Ada 3 jenis kecerdasan manusia yaitu Intelektual, Emosional, dan Spiritual. gue nggak akan bahas 3 jenis ini karena panjang :p
Intinya kecerdasan seorang ketua itu sangat dibutuhkan dalam mengambil keputusan, dan juga Intuisi :)

3. Hati Nurani

Hati Nurani itu, menurut gue adalah kemampuan untuk mengerti perasaan orang lain, isinya meliputi kemanusiaan, belas kasihan, keadilan, dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Inilah yang penting juga bagi sebagian pemimpin muda yang akan memimpin di panitia :)

Pengaplikasiannya juga harus tepat sasaran agar tidak terjadi konflik yang malah menimbulkan masalah tidak penting :)

4. Fleksibel

Fleksibel yang gue maksudkan disini adalah cara sebuah bentuk karakter seorang pemimpin yang dapat berbaur dengan siapa saja, termasuk dengan 'Preman' :)
seorang yang fleksibel biasanya memiliki musuh yang sedikit dan menyenangkan bawahan, sehingga anggota yang dipimpin oleh seorang yang fleksibel akan senang, karena tidak adanya rasa senioritas.
selain dapat memimpin anggota, karakter fleksibel bagi seorang ketua panitia ini, dapat berguna untuk membuat kerjasama dengan berbagai macam perusahaan ataupun sekolahan lain, karena orang yang fleksibel cenderung lebih mudah dipercaya daripada yang tidak.

Fleksibel juga berfungsi untuk mendapatkan informasi dari sebagaian orang, mendapatkan teman teman berpengaruh bagi perkembangan, dan juga berpengaruh bagi hal hal yang bersifat perijinan.

sebenarnya fleksibel ini sebisa mungkin dimiliki oleh anggota, tapi tidak diwajibkan bagi anggota. Tapi diwajibkan bagi seorang ketua ataupun seorang pemimpin.

5. Memberikan Contoh yang Baik

Ini sudah jelas, seorang ketua itu harus memberikan contoh atau menjadi 'tokoh' didepan anggotanya sehingga ada wibawa dan tidak sepelekan.
Contoh yang baik itu meliputi karakter diri yang baik dan beretika didepan orang lain.
Selain itu juga dapat memberikan pengarahan dengan baik, mengajari anggota dengan baik, dan memberikan  contoh menjadi pemimpin yang baik. Sehingga nanti kader kalian akan menjadi pemimpin yang baik seperti kalian :)

Semua tim atau kelompok itu tergantung kepada pemimpinnya :)

Semoga dapat membantu :)
ini hanya apa yang gue perhatikan selama ini, bukan berarti sebagai pakem tapi bisa dipakai sebagai referensi.

Semangat  ! Semoga Sukses !

Senin, 29 April 2013

Debu dan Berlian




Malam yang dingin disebuah malam yang sendu, seakan memperlihatkan apa yang disembunyikan oleh hati yang curiga akan sebuah makna mendalam dari keinginan untuk memiliki hal yang tidak mungkin terjadi.



Inilah aku, seorang yang mencoba meraih tangan yang tak mungkin teraih, yang selalu berharap dapat mencoba mendapatkan kesempatan, ya, hanya sebuah kesempatan untuk dapat meraih sebuah tangan yang mungkin sudah digenggam oleh orang lain. Namun tidak semua hal dapat menjadi kenyataan seturut dengan keinginan yang sudah ditetapkan. Kenapa? ya karena aku adalah seorang manusia biasa yang tidak bisa menyatakan semua keinginan.



Kadang tangan itu datang tanpa adanya salam. Hanya sebuah senyuman cepat yang mungkin dapat mudah dilupakan, hanya sebuah kilatan dalam lebatnya hujan badai yang menginginkan lebih banyak petir.



Keinginan sederhana namun mengandung banyak arti.

Hanya menggenggam tangan dari seorang yang luar biasa, yang bahkan ketika berlaripun tidak terkejar, aku tak mampu.


Mengapa tangan itu jauh?, mengapa tangan itu tidak pernah terjangkau?, mengapa tangan itu tidak pernah mau berhenti dan membiarkannya tersentuh walau hanya sedetik?,



Pertanyaan bodoh seorang pengharap yang bermimpi terlalu jauh untuk mendapatkan hal yang bodoh. Ya, memang aku orang bodoh yang tidak pernah berpikir apa itu namanya merelakan.

Melihat dari belakang saja, mungkin cukup tanpa harus menyentuhnya ataupun mengikuti langkahnya yang tidak dapat terkejar itu.


Kita memang berbeda, tidak sepaham tidak sepikiran, tidak sederhana, tidak dapat dilupakan, tidak boleh diutarakan, tidak mungkin mendekat, dan tidak sehati.



Mungkin hanya pernyataan bodoh dari dalam diri ini. "Kita memang berbeda tingkatan".



Aku hanyalah sebuah butiran debu dipojok kamarmu, yang ada namun tidak pernah tersentuh ataupun terlihat.



Tapi  aku selalu memperhatikanmu setiap ada kesempatan, mungkin memang aku tidak dapat membantumu karena aku hanyalah sebuah debu dan kamu adalah sebuah permata yang jatuh ditempat indah.



Dahulu diakhir cerita kita, aku harus disapu olehmu karena memang aku ini bukan seorang yang dapat bersanding dengan sebuah permata, ya, aku hanyalah sebuah debu yang sepatutnya disapu untuk membersihkan kamar indahmu.



Namun kadang takdir itu kejam.

Ketika aku menjadi sebuah tumpukan debu kecil ditempat lain, kamu datang dan kita bertemu.


Ketika aku masih setumpukan debu, kamu sudah berubah menjadi sebuah berlian yang makin menarik untuk dibeli.



Apa daya tumpukan debu untuk dapat bersama berlian?, sebuah kemustahilan nyata.



Debu memang jahat, tidak memiliki kelebihan, hanya dapat mengotori sesuatu.

Debu bukanlah sebuah hal yang menjadikan pemiliknya lebih baik.


Berlian dapat mengindahkan pemiliknya, sangat bertentangan.



Mungkin menjadi berlian aku tidak bisa, tapi bolehkah aku mengenal dan berbincang dengan berlian sebentar saja, mungkin untuk mengatakan kata kata biasa.



Bolehkan sebuah debu menggenggam tangan berlian sebentar?

Sabtu, 23 Februari 2013

Antara ya dan tidak ya :p

gue bayu, seorang biasa yang biasa, biasanya tidak suka hal yang biasa.

yang mau gue bahas disini adalah tentang Ya dan Tidak ya. oke ini cuma pemikiran gue semata kok jadi jangan serius serius nanti sakit hati *eh

kata "Ya" menurut gue ada beberapa tipe

  • "Ya" terpaksa.
ya terpaksa adalah kata ya yang terpaksa harus dikatakan tapi hati sebenarnya berkata tidak. banyak orang terjebak malam kata ya terpaksa ini, karena biasanya yang memberikan perintah adalah orang yang tidak disukainya ataupun keadaan yang tidak memungkinkan untuk melakukan apa yang diperintahkan. 

ya terpaksa ini banyak sekali digunakan oleh kalangan remaja, karena memang harus dan tidak ada pilihan :)

bagaimana cara mendeteksinya?
- lihat saja dia mengerjakan yang disuruh tepat waktu atau tidak. 
- penuh semangat atau tidak
- penuh gerutuan ataupun keluhan atau tidak, 


  • "Ya" tidak terpaksa
ya tidak terpaksa adalah kata ya yang rela dan ikhlas. setau gue sih keiklashan itu nggak diomongin :D
cuma segelintir orang yang memiliki sifat tidak terpaksa jika diperintah. 

ya tidak terpaksa ini sangat sulit sekali ditemukan dilingkungan sehari hari.

bagaimana cara mendeteksinya?
- lihat matanya tulus atau tidak (jangant terlalu lama ntar jadi demen lagi)
- lihat caranya dia mengerjakan tugasmu

bila diamati dengan baik pola pola ini adalah sebuah bentuk dari bahasa tubuh manusia yang dapat dideteksi
jadi bila anda ingin menjadi seorang pemimpin, mengenali bawahan anda jauh lebih penting daripada tugas tugas itu sendiri, karena tugas tugas itu dapat diselesaikan apabila anda memiliki bawahan yang solid :))


  • "Tidak"
Tidak hanya memiliki satu arti yaitu ingkaran atau berkeinnginan kebalikan daripada perintahnya, ini disebut pertentangan. kata tidak sering dijumpai oleh orang orang yang berani karena merasa hidupnya tidak harus melakukan ini,

semua kata tidak itu berarti penolakan, maka sebagai seorang pengamat. Anda harus jeli dalam melihat kata tidak yang terlontar ini, karena bila tidak dapat menimbulkan perselisihan karena hanya dengan satu kata yaitu kata "tidak"

ketika berdebat banyak sekali kata "tidak" terlontar agar menjatuhkan mental lawan.


sekian dari saya, semoga bermanfaat :)

Sabtu, 09 Februari 2013

Motivasi dari seorang idiot 

"Jikalau ingin menjadi seorang idiot maka jadilah idiot yang maksimal" - Bayu, 17, Orang idiot
Idiot yang maksimal itu ya bener bener idiot, jangan tanggung tanggung jadi orang idiot. Contohnya : 

  • Orang setengah Idiot
         misalnya lo jadi "orang setengah idiot" dengan gaya gaya orang cerdas padahal idiot, itu cuma nutupin keidiotan lo doang, yang akan terjadi lama lama itu adalah orang akan tau kalo lo sebenarnya idiot, 

  • Idiot maksimal
          misalnya lo jadi "idiot maksimal" dengan gaya orang idiot dan dengan pola pikir orang idiot, seenggaknya lo nggak ngebohongin diri lo sendiri dan orang lain. orang lain akan mengerti keadaan lo yang idiot ini dan nggak akan musuhin lo karena lo emang idiot :)


oke sekian membahas keidiotan ini.

menurut gue yang idiot hidup itu bergerak lurus tanpa ada lika liku jika memang lo maunya kaya gitu, lain kalo lo maunya hidup lo penuh liku yang memacu adrenalin lo untuk berusaha agar tidak mati diliku yang lo bikin sendiri :), gue percaya takdir tapi gue nggak percaya nasib. kenapa? mudah dan itu udah dijawab semua motivator di dunia. Ya tepat !. karena nasib bisa diubah dengan niat, doa dan bantuan :). hidup itu simple kalo lo maunya gitu, hidup akan rumit kalo lo maunya gitu.

terus gimana caranya gue tau, gue masuk kategori orang yang mau punya lika liku atau engga?

sekarang gue yang tanya, lo maunya hidup lo gini gini aja atau ada perubahan, bagi gue perubahan itu harus terjadi karena dengan berubah kita jadi tau kekurangan dan kelebihan kita. kata pepatah
"Cuma orang bodoh yang jatuh di lubang yang sama"
lah kalo lubangnya enak gimana? pasti pengen jatuh kesana terus kan?. pertanyaan yang jarang terpikirkan.
kebanyakan orang pasti mikirnya
"iya emang cuma orang bodoh yang jatuh dilubang yang sama" 
tapi sadarkan kalian dengan menjawab seperti diatas ini maka itu cuma mengikuti alur kehidupan tanpa membuat lika liku :) karena memang kita hanya mau hal hal baik didunia, nggak semua perubahan ini selalu mengarah ke arah kebaikan. tapi kita memang harus selalu berubah apabila kita tidak mau tereliminasi :) seleksi alam itu berlaku sekali. jadi orang yang bisa beradaptasilah orang yang dapat bertahan hidup.

bagi gue seleksi alam itu berlaku dikehidupan manusia, karena menurut gue pada dasarnya insting itu sama. baik yang dimiliki hewan ataupun yang dimiliki manusia. semuanya mengacu pada bertahan hidup.

semakin kita mengeras dan tidak ingin berubah ataupun adaptasi, maka kehidupan yang kalian jalani bisa saja terseleksi ataupun binasa :).


bersambung ~

Apa yang kusebut kamu . . . . . . .



  • apa yang kusebut kamu adalah matahari yang tidak pernah terganti


  • apa yang kusebut kamu adalah cahaya lampu yang tidak dapat padam 


  •  apa yang kusebut kamu adalah bayangan dalam sebuah kegelapan 


  •  apa yang kusebut kamu adalah sebuah kepastian yang tidak kunjung sampai 


  •  apa yang kusebut kamu adalah hembusan nafas dalam setiap dorongan jiwa 


  •  apa yang kusebut kamu adalah kenangan yang tidak akan pernah terlupakan 


  •  apa yang kusebut kamu adalah keterikatan dalam sebuah komitmen semu 


  •  apa yang kusebut kamu adalah bunyi yang keluar ketika langkah kaki berjalan


Apa yang kusebut kamu adalah aku, dan apa yang kamu sebut kamu bukanlah aku dan tidak ada aku 
didalam kamu, semestinya memang kamu dan aku tidak bersatu dalam satu ungkapan hati yang berdecak sendu tanpa melihat adanya kenyataan yang terlintas dalam benakmu dan aku.

kita adalah satu apabila tanpa perbedaan yang berarti
thanks for poetry. that's all :)